No icon

Penghayat Kepercayaan Jabar Senang, Agamanya Sah Masuk TKP el

BANDUNG, PIKIRANJABAR - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jawa Barat Heri Suherman mengatakan penghayat kepercayaan di Jawa Barat saat ini tengah bergembira, sebab agama kepercayaan yang mereka anut sudah disahkan oleh negara alias boleh dicetak dalam KTP el. Dari sekitar 4 ribu penghayat kepercayaan baru 6 orang saja yang sudah punya KTP-el dengan kolom agama bertuliskan kepercayaan kepada tuhan yang maha esa.

"Tepatnya dari 3.910 jiwa penghayat kepercayaan, baru 6 orang saja yang sudah punya KTP-el dengan kolom agama bertuliskan kepercayaan kepada tuhan yang maha esa, yang lain belum," katanya saat jumpa wartawan diacara Jabar Punya Informasi (Japri) Taman Belakang Gedung Sate Jl Diponegoro, Bandung, Kamis (14/3-2019).

Sebelumnya, para penghayat kepercayaan mengisi kolom agama dengan memilih salah satu agama yang telah diakui pemerintah RI.

Harapan Heri, semua penghayat kepercayaan bisa merekam data dirinya, agar mereka bisa cepat memiliki KTP-el dengan kolom agama bertuliskan kepercayaan kepada tuhan yang maha esa.

"Kami sosialisasikan ini bersama pemerintah kabupaten dan kota. Supaya tidak ragu mereka dalam KTP-nya," kata Heri.

Heri menerangkan per 7 November 2017, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan uji materi atas Pasal 61 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 dan Pasal 64 UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan yang mewajibkan mengisi kolom agama di KTP-el.

Sesuai putusan MK tersebut, maka pihaknya harus melayani warga negara penghayat aliran kepercayaan di Jabar yang mau mengurus perubahan kolom agama di KTP elektroniknya.

"Kami juga sudah sosialisasikan bersama Disdukcapil tingkat kabupaten kota supaya penghayat kepercayaan boleh mengusulkan penggantian kolom agama di KTP elektroniknya. Tinggal ganti saja," katanya.

Heri mengatakan pihaknya mempersilakan warga Jabar penghayat aliran kepercayaan yang hendak mengusulkan penggantian kolom agamanya di KTP elektronik. (Ris)

Comment As:

Comment (0)