No icon

Angkot Protes Rekayasa Lalin, Penumpang Jadi Korban

BANDUNG, PIKIRANJABAR - Puluhan penumpang angkutan kota (angkot) menyesalkan aksi mogok beroperasi yang dilakukan oleh pengemudi angkot dari berbagai macam trayek yang melintas di ruas jalan sukajadi, Kota Bandung, Jumat, (12/7/2019). Pasalnya, akibat aksi itu, para penumpang angkutan kota dipaksa turun dari angkot yang ia tumpangi.

Menjaga Indonesia 2019
Satu diantara penumpang, Sasabila (19) mengatakan, dirinya merasa dirugikan atas aksi mogok beroperasi dari para pengemudi angkutan kota. Menurutnya, aksi tersebut dapat mengganggu aktifitas masyarakat.

"Saya dipaksa turun, saya mau kuliah, jelas ganggu, tidak semua orang iru dalam keadaan santai," ucapnya di lokasi aksi.

Senada dengan Sasabila, satu diantara warga dari luar kota bandung, Santi (40) asal kalimantan, mengungkapkan, dirinya mengaku bingung dan kaget atas kejadian penurunan paksa tersebut. Pasalnya, lanjut Santi, dirinya yang berasal dari luar kota belum mengetahui secara lengka trayek dan angkuran kota yang harus ia gunakan untuk melanjutkan perjalanannya.

"Kita nanya solusinya gimana nih, saya mau ke lembang ini kok di turunin paksa gini. Saya juga bingung bukan orang sini, jadi bingung ini diturunkan, saya dari kalimantan," pungkas Santi.

Perlu diketahui sebelumnya, puluhan kendaraan angkutan kota (angkot) melakukan aksi mogok beroperasi di Jalan Sukajadi, Kota Bandung. Aksi tersebut dilakukan, karena para pengemudi mengaku tidak setuju atas rekayasa lalu lintas yang diterapkan di ruas jalan sukajadi.

Berbagai macam trayek angkutan kota pun tampak turut serta dalam aksi mogok tesebut, diantaranya, trayek ciroyom-cicaheum, margahayu-ledeng, kebon kelapa-sukajadi, sarijadi-ciroyom, stasiun lembang, kebon kelapa-karangsetra, karangsetra-cibaduyut. (*/Ris)

Comment As:

Comment (0)