No icon

Kapolrestabes Bersama Dandim dan Pemkot Sepakat Cari Solusi Atasi Banjir

BANDUNG, PIKIRANJABAR - Kapolrestabes Bandung, Komisaris Besar Polisi Irman Sugema didampingi Dandim 0618/BS Kolonel (Inf) M. Herry Subagyo mengunjungi wilayah yang terkena banjir di kawasan Gedebage, Kota Bandung, Minggu (26/1/2020).

Kedatangan Kapolres ke wilayah itu untuk memberikan solusi terkait penanganan banjir yang membuat aktivitas di lokasi tersebut terganggu. Bahkan pihaknya bersama Kodim 0618/BS dan Pemkot Bandung akan segera melakukan koordinasi agar segera mencari solusi dalam penanganan banjir ini.

"Kami siapkan alat yang‎ bisa mengalirkan air 247 liter per detiknya dari Pemkot Bandung. Nantinya air akan dialirkan dan ditampung ke Sungai Cinambo yang sebelumnya menjadi penyebab banjir. Diharapkan dengan alat tersebut air tidak kembali ke perumahan," kata Irman ditemui wartawan di sekitar Sungai Cinambo Bandung.

Selain di kawasan itu, Irman juga menyatakan ada beberapa daerah yang terkena dampak banjir ini semisal di Perumahan Adipura Cluster Tulip. Pemukiman warga yang tak jauh dari lokasi tepatnya di RW 03 Kelurahan Rancabolang juga mengalami dampak terparah.

"Jadi kita lakukan berbagai cara untuk membantu para korban banjir ini semisal dengan evakuasi mereka yang alami sakit. Hanya saja kebanyakan warga memilih untuk tetap bertahan di rumah-rumahnya. Meski ada sebagian kecil yang pindah ke lokasi yang tidak banjir," ucapnya.

Dandim 0618/BS Kolonel (Inf) M. Herry Subagyo menambahkan ‎Kodim 0618/BS akan berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung untuk memberikan bantuan. Bantuan tersebut terutama adalah kebutuhan pokok sehari-hari warga dan obat-obatan.

"Kita sambil teruskan cari solusi meminimalisir banjir ini kita berikan juga bantuan yang inti-intinya saja. Tahap pertama adalah sejumlah bahan makanan pokok semisal beras dan mie instant dan air mineral," katanya.

Menurut Herry ada beberapa hal yang akan dilakukan oleh Kodim 0618/BS dan Polrestabes Bandung. Salah satu caranya adalah dengan penggunaan pompa tambahan di pemukiman-pemukiman warga. "Alat dari Pemkot yaitu pompa dengan kecepatan 247 liter per detik sudah baik, tetapi jika ditambah dengan pompa-pompa kecil air akan cepat surut," katanya.

Herry juga meminta warga sedikit bersabar karena sementara waktu ini jika hujan besar maka warga di lokasi masih akan terkena banjir. Maka dari itu Herry pun telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk penanganan banjir semisal dengan normalisasi Sungai Cinambo. "Kita pun akan menggunakan foto udara untuk melihat banjir sumbernya dari mana," katanya.

Pada kesempatan tersebut tampak juga anggota kepolisian dari Polrestabes Bandung melakukan evakuasi bagi para korban sakit. Korban sakit tersebut di antaranya adalah Ibu Ai (60) dan Elis (38) yang merupakan warga RT 04 RW 03. Ai dan Elis menderita sakit sehingga membutuhkan penanganan medis.

Kapolrestabes pun langsung turun tangan dalam menangani korban yang sakit ini. Kapolrestabes bahkan mengantar para korban yang sakit tersebut ke mobil polisi jenis Ford Ranger untuk dibawa ke Rumah Sakit Al Islam, di Jalan Soekarno Hatta.

"Mereka yang sakit ini perlu segera dipindahkan ke rumah sakit karena memang perlu penanganan segera. Kami sambil menunggu ambulans dari Polrestabes, sementara menggunakan mobil yang ada terlebih dahulu karena darurat tadi," ucap Irman. 

Oleh karena itu Irman berharap masyarakat di sekitar lokasi banjir bisa bersabar‎ karena Polrestabes Bandung, Kodim 0618/BS dan Pemkot Bandung akan bekerjasama dalam menangani banjir ini. Tentunya dengan juga melibatkan para stake holder. 

Comment As:

Comment (0)