No icon

Realisasikan RMP, Kadisdik Jabar : Optimalkan Pendataan Berbasis by name by address

BANDUNG, PIKIRANJABAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) tengah menyusun program Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Kota Bandung.

Program yang dikerjasamakan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tersebut diharapkan mampu memfasilitasi biaya pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Kota Bandung.

Kadisdik Jabar, Dedi Supandi menjelaskan, langkah ke depan untuk merealisasikan program tersebut adalah dengan dilakukan MoU (kerja sama) antara Disdik Jabar dan Kota Bandung guna mengoptimalkan pendataan berbasis by name by address (BNBA).

"Tugas Disdik Jabar nantinya hanya memverifikasi, dengan dipayungi hukum perjanjian kerja sama antara Disdik Jabar dan Disdik Kota Bandung," ungkap Dedi dalam siaran persnya, Selasa, 4 Agustus 2020.

Dikatakan, pihaknya berkomitmen mewujudkan program semua anak bisa sekolah. Sehingga, ia mengimbau satuan pendidikan swasta agar tidak menolak peserta didik yang mendaftar karena keterbatasan biaya.

"Biarkan siswa masuk dulu, proses (pembiayaan) akan berjalan secara paralel. Kita akan selalu berupaya membantu," tegasnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemkot Bandung yang berinisiatif mengadakan program ini. Jika berhasil, Disdik Jabar akan mengajak kota/kabupaten lain untuk menggalakkan program serupa.

Hal senada Sekdisdik Jabar, Wahyu Mijaya, menurutnya peran Disdik dalam program ini adalah lebih ke pemetaan data, sedangkan penyalurannya akan melalui

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jabar. "Sedangkan bentuknya berupa bantuan sosial ke sekolah-sekolah yang pencairannya langsung oleh BPKAD Provinsi," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengatakan program ini adalah bentuk perhatian Pemkot Bandung terhadap para siswa yang perlu dibantu.

Baca Juga: Bertahan dari Wabah Flu 1918, Kanker dan Corona, Wanita 102 Tahun Merasa Diabaikan Malaikat Maut

Oded berharap, program ini dapat segera terealisasi dengan tetap memerhatikan proses administratif. "Saya berharap ini tinggal follow-up saja dengan tim teknisnya, baik dari provinsi maupun Kota Bandung," harapnya.

Sekdisdik Kota Bandung, Cucu Saputra menyampaikan, jika program RMP ini berjalan lancar, dipastikan warga kurang mampu di Jabar yang memiliki anak di SMA dan SMK di Bandung akan memperoleh kemudahan.

Selain melalui program yang sedang disusun, Disdik Jabar telah melaksanakan program Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) dan program Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) untuk membantu pembiayaan pendidikan siswa kurang mampu di sekolah swasta.

Comment As:

Comment (0)