No icon

Jagoannya Kalah, NIP Minta Infaq Masjid Dikembalikan, Warga Nagrek Urunan 

BANDUNG, PIKIRANJABAR - Warga Perumahan Sanggar Indah Lestari, Desa Nagrek, Kec Cangkuang, Kab Bandung marah dan nyaris menguris seorang warga berinisial NIP, karena nekat meminta kembali uang infaq dan shodakoh senilai yang telah diberikannya ke Masjid Assajad. Beruntung, tokoh masyarakat bergerak cepat dan berhasil menggagalkan memarahan warga.

NIP, meminta kembali uang infaq dan shodakoh senilai Rp98 juta yang telah diberikannya untuk Masjid Assajad karena kecewa, jagoan yang diusungnya dalam Pilgub Jabar 2018, kalah telak di perumahan tersebut.

Mengetahui jagoannya dalam Pilgub Jabar 2018, kalah telak di perumahan yang masjidnya telah diberikan sumbangan senilai Rp98 juta, NIP kecewa, dan mengumpat lewat media massa, meminta warga perumahan tersebut mengembalikan uang sumbangan yang telah diberikannya.

Postingan tersebut viral di lini massa, semua warga dunia maya memakinya. Terlebih, warga tempat dimana NIP telah memberikan sumbangan untuk masjidnya.

"Memang warga sempat marah, bahkan sampai ada yang bermaksud mengusirnya," kata Ketua RW 12 Adi Sukmara, Senin (3/7).

Namun, aparat RW, RT, dan tokoh masyarakat setempat coba meredam amarah warga. Para tokoh masyarakat mengingatkan warga, kalau semua orang termasuk NIP mempunyai hak sama yakni tinggal di komplek perumahan tersebut.

"Kami juga terus mengingatkan warga jangan membalas kebencian dengan amarah, tapi balaslah dengan cinta dan kasih sayang yang tulus," ujarnya.

Beruntung atas redaman dari pihak aparat dan tokoh masyarakat, warga tidak jadi mengusir NIP dari kediamannya.

"Setelah musyawarah kami sepakat untuk mengembalikan uang sumbangan dari beliau itu. Agar ke depannya ketika ada masalah tidak lagi mengungkit uang sumbangan ke masjid dan bantuan lainnya. Perhitungan kami dari RT 1 hingga RT 7 itu jumlah warga ada 500 Kepala Keluarga (KK), dibagi Rp 98 juta, per KK kebagian sekitar RP 185 ribu untuk mengembalikan sumbangan dari NIP itu. Dan sebenarnya, pernyatan NIP itu bukan yang pertama kali, dulu juga saat ada masalah dengan warga selalu mengungkit sumbangan ke masjid dan wakaf makam yang dia berikan," pungkasnya. (Mad)

Comment As:

Comment (0)