No icon

Revisi Perda RTRW Jabar Diperkirakan Berlanjut di Periode 2019-2024

BANDUNG, PIKIRANJABAR — Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Revisi Perda No.22 Tahun 2017 tentang Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jawa Barat diperkirakan, molor. Tidak bisa diselesaikan anggota DPRD Jabar periode 2014-2019 yang masa baktinya selesai akhir Agustus 2019.

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) VII DPRD Jabar periode 2014-2019 Daddy Rohanady mengatakan hal tersebut di atas karena dari 27 Kabupaten Kota yang ada, yang telah menyerahkan data RTRW-nya baru 14 Kabupaten Kota saja. Peraturan 

“Masih ada 13 Kabupaten Kota yang belum menyerahkan datanya, jadi kuat perkiraan pembahasan Perda RTRW molor, baru bisa digarap nyeberang periode atau akan diselesaikan oleh anggota dewan periode selanjutnya,” kata Daddy aat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin, (11/3-2019).

Wakil Rakyat dari Partai Gerindra untuk daerah pemilihan Cirebon-Indramayu mengatakan hal tersebut karena berdasarkan ketentuan peta adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi sebuah daerah, dalam menyusun Perda RTRW.

Tanpa data dan peta yang jelas, tentu pihak Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara tidak akan menyetujui dan memberikan rekomendasi agar bisa ditindaklanjuti oleh Kementerian Dalam Negeri.

Selain itu, dalam Peta RTRW tertera data kawasan konservasi hutan, alih fungsi lahan, kawasan pertanian pangan berkelanjutan atau KP2B. Agar dalam perda tersebut nantinya tidak ada yang terganggu terkait upaya daerah dan pusat dalam mendorong ketahanan pangan, termasuk di dalamnya pengelolaan hutan dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Atas dasar itu, Pansus VII dalam membahasan Raperda Perubahan Revisi Perda No.22 Tahun 2016 tentang RTRW Jabar dengan sangat hati-hati, tidak ingin pembahasan yang tengah dilakukan pada tahun politik ini terseret dengan kepentingan politik, atau disebut pemutihan.

“Seperti peruntukan untuk RTH tau-tau jadi perumahan dengan adanya Perda kemudian dirubah. Hal ini kita tidak mau jadi legitimator,” pungkasnya. (ris)

Comment As:

Comment (0)