No icon

Reses di Cisaranten Kidul, AHR Diminta Konstituen Keruk Anak Sungai Cinambo

BANDUNG, PIKIRANJABAR - Anggota Komisi I DPRD Jabar H Arif Hamid Rahman, SH dari Fraksi Gerindra Persatuan melakukan reses di Aula RW 12, Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Selasa (3/12/2019).

“Reses adalah media bagi anggota dewan untuk menjaring aspirasi masyarakat di Dapil (Daerah Pemilihan)-nya,” kata AHR –panggilan karib untuk H Arif Hamid Rahman, SH dalam acara reses.

Aspirasi masyarakat yang didapat dari hasil reses di Dapil ini, kata AHR, nantinya akan dirangkum dan disampaikan di dalam sidang paripurna. Untuk selanjutnya diserahkan ke Gubernur.

Harapannya, seluruh aspirasi yang didapat oleh anggota dewan tersebut bisa diserap oleh pemerintah provinsi Jawa Barat.

“Banyak permasalahan yang disampaikan warga, namun regulasinya ada di Pemerintah Kota Bandung. Tetapi tidak sedikit dari masuk tersebut, yang kami kira sudah menjadi kewenangan propinsi dan Insya Allah saya akan dorong agar mendapat solusi,” ujar anggota dewan dari Dapil Jabar 1 (Kota Bandung dan Kota Cimahi).

Selain itu, kata AHR, melalui kegiatan reses, setiap anggota legislatif dapat bertemu secara langsung dengan masyarakat yang diwakilinya. Sekaligus, ikut mendengarkan masukan dan aspirasi mereka.

“Saya pribadi merasa bahagia bisa kembali mendengarkan aspirasi dan masukan-masukan dari warga. Dan selanjutnya menjadi kewajiban bagi setiap Anggota DPRD untuk diperjuangkan dan ditindaklanjuti dalam program pembangunan daerah, sesuai dengan kewenanganya,” tuturnya.

Diantara aspirasi yang terlontar dari warga, menyoal keinginan adanya perbaikan infrastruktur. Hal tersebut seperti disampaikan Fauzi salah seorang warga RW 14, ia berharap ada pengaspalan jalan sebab pembangunan yang ada di wilayah Kelurahan Cisaranten Kidul khususnya di RW 14 dinilai tidak merata.

Selain itu, warga dari RW 08 serta RW 12 mengharapkan pemerintah setempat dapat mengaktivasi kembali sungai-sungai kecil yang menghubungkan ke Sungai Cinambo. Padahal, sebelumnya sungai kecil tersebut aktif namun belakangan dialihkan alur pembuangannya oleh kontraktor yang dulu menangani proyek gorong-gorong Sungai Cinambo.

Bukan hanya itu juga, air bersih menjadi permasalahan warga Kelurahan Cisaranten Kidul sebab musim kemarau berimbas pada debit air yang berkurang.

“Alhamdulillah sejauh ini saya masih pada kenal dengan instansi dan dinas di Kota Bandung, untuk masukan yang menjadi kewenangan kota maka saya akan berupaya mendorongnya kepada instansi terkait,” pungkasnya.

Comment As:

Comment (0)